1:00
en
CR
VIRUS
43
virus: berasal dari bahasa Latin, virion yang berarti racuN
aseluler: tidak memiliki sel
WMStanley: berhasil mengisolasi dan mengkristalkan virus penyakit mosaik pada tembakau
kapsid: selaput protein yang membungkus asam nukleat pada virus
heliks: asam nukleat berulir
influenza: salah satu contoh virus berbentuk bola
adenovirus: salah satu virus berbentuk polihedral
bakteriofage: salah satu virus berbentuk kompleks
ribovirus: virus yang mengandung RNA
toga: virus penyebab demam kuning
deoksiribovirus: virus yang mengandung DNA
herpes: virus penyebab herpes
POX: virus penyebab cacar
HIV: menyerang sel darah putih
polio: virus yang hanya menyerang sel saraf tepi dan sel-sel epitel
litik: siklus reproduksi pada virus yang puncaknya ditandai dengan matinya sel inang
lisis: pecahnya membran dinding sel inang
lisozim: enzim yang dapat merusak dinding sel bakteri
lisogenik: siklus reprodusi pada virus di mana materi genetik virus diproduksi di dalam sel bakteri tanpa menghancurkan inangnya
profage: DNA virus yang bersifat laten (tidak aktif membelah)
Vaksin: merupakan bahan yang dapat menimbulkan reaksi imun (kekebalan) pada organisme
aids: disebabkan oleh virus HIV
ebola: virus yang menyerang manusia
rhabdovirus: virus yang menyebabkan penyakit rabies pada hewan
tetelo: disebut juga New Castle Disease
tungro: Virus ini menyerang tanaman padi
kapsomer: subunit-subunit yang identik satu sama lain yang membentuk bungkus virus
adsorpsi: Penempelan virus pada sel inang yang cocok
Penetrasi: masuknya DNA virus ke dalam sel inang
Replikasi: perbanyakan DNA virus
Sintesis: pembuatan protein pelindung virus
virulen: menyebabkan lisis atau pecahnya sel inang
nonvirulen: masuknya DNA virus tidak diikuti dengan pembentukan virus-virus baru
Paramyxovirus: penyebab campak
Coryza: penyebab pilek
Orthomyxovirus: penyebab influenza
Tagovirus: penyebab demam berdarah
TMV: virus pada tumbuhan
fage: berasal dari kata Yunani yang berarti makan
transkriptase: enzim yang melengkapi materi genetik RNA pada virus HIV
limfosit: sel manusia yang mengandung DNA yang diinfeksi virus HIV
vektor: Untuk memasukkan atau membawa gen yang akan dipindahkan dari organisme asal ke organisme baru
Lamda: Contoh virus yang dipakai sebagai vektor
La Grippe: Pandemi yang terjadi pada 1918 dan membunuh manusia dalam jumlah yang lebih banyak dari jumlah korban perang Dunia I
Mutasi: perubahan sifat yang disebabkan oleh perubahan susunan gen, sering sengaja dilakukan untuk memperoleh sifat-sifat tertentu yang dibutuhkan
VIRUS
Across:| 2. | selaput protein yang membungkus asam nukleat pada virus | | 5. | Penempelan virus pada sel inang yang cocok | | 11. | disebut juga New Castle Disease | | 12. | Pandemi yang terjadi pada 1918 dan membunuh manusia dalam jumlah yang lebih banyak dari jumlah korban perang Dunia I | | 14. | salah satu virus berbentuk polihedral | | 16. | virus yang menyerang manusia | | 17. | Contoh virus yang dipakai sebagai vektor | | 18. | disebabkan oleh virus HIV | | 20. | virus penyebab herpes | | 22. | virus penyebab cacar | | 24. | menyebabkan lisis atau pecahnya sel inang | | 28. | sel manusia yang mengandung DNA yang diinfeksi virus HIV | | 29. | penyebab demam berdarah | | 31. | merupakan bahan yang dapat menimbulkan reaksi imun (kekebalan) pada organisme | | 32. | pecahnya membran dinding sel inang | | 34. | virus pada tumbuhan | | 35. | berhasil mengisolasi dan mengkristalkan virus penyakit mosaik pada tembakau | | 37. | enzim yang melengkapi materi genetik RNA pada virus HIV | | 38. | penyebab pilek | | 39. | perubahan sifat yang disebabkan oleh perubahan susunan gen, sering sengaja dilakukan untuk memperoleh sifat-sifat tertentu yang dibutuhkan | | 40. | siklus reproduksi pada virus yang puncaknya ditandai dengan matinya sel inang | | 41. | masuknya DNA virus ke dalam sel inang |
| | Down:| 1. | salah satu virus berbentuk kompleks | | 3. | pembuatan protein pelindung virus | | 4. | Virus ini menyerang tanaman padi | | 6. | salah satu contoh virus berbentuk bola | | 7. | asam nukleat berulir | | 8. | virus yang mengandung DNA | | 9. | perbanyakan DNA virus | | 10. | menyerang sel darah putih | | 13. | berasal dari kata Yunani yang berarti makan | | 15. | virus yang hanya menyerang sel saraf tepi dan sel-sel epitel | | 19. | tidak memiliki sel | | 21. | masuknya DNA virus tidak diikuti dengan pembentukan virus-virus baru | | 23. | penyebab influenza | | 25. | virus yang mengandung RNA | | 26. | DNA virus yang bersifat laten (tidak aktif membelah) | | 27. | berasal dari bahasa Latin, virion yang berarti racuN | | 29. | virus penyebab demam kuning | | 30. | siklus reprodusi pada virus di mana materi genetik virus diproduksi di dalam sel bakteri tanpa menghancurkan inangnya | | 31. | Untuk memasukkan atau membawa gen yang akan dipindahkan dari organisme asal ke organisme baru | | 33. | subunit-subunit yang identik satu sama lain yang membentuk bungkus virus | | 36. | enzim yang dapat merusak dinding sel bakteri |
| |
© 2012
PuzzleFast.com, Noncommercial Use Only
VIRUS
Across:| 2. | selaput protein yang membungkus asam nukleat pada virus | | 5. | Penempelan virus pada sel inang yang cocok | | 11. | disebut juga New Castle Disease | | 12. | Pandemi yang terjadi pada 1918 dan membunuh manusia dalam jumlah yang lebih banyak dari jumlah korban perang Dunia I | | 14. | salah satu virus berbentuk polihedral | | 16. | virus yang menyerang manusia | | 17. | Contoh virus yang dipakai sebagai vektor | | 18. | disebabkan oleh virus HIV | | 20. | virus penyebab herpes | | 22. | virus penyebab cacar | | 24. | menyebabkan lisis atau pecahnya sel inang | | 28. | sel manusia yang mengandung DNA yang diinfeksi virus HIV | | 29. | penyebab demam berdarah | | 31. | merupakan bahan yang dapat menimbulkan reaksi imun (kekebalan) pada organisme | | 32. | pecahnya membran dinding sel inang | | 34. | virus pada tumbuhan | | 35. | berhasil mengisolasi dan mengkristalkan virus penyakit mosaik pada tembakau | | 37. | enzim yang melengkapi materi genetik RNA pada virus HIV | | 38. | penyebab pilek | | 39. | perubahan sifat yang disebabkan oleh perubahan susunan gen, sering sengaja dilakukan untuk memperoleh sifat-sifat tertentu yang dibutuhkan | | 40. | siklus reproduksi pada virus yang puncaknya ditandai dengan matinya sel inang | | 41. | masuknya DNA virus ke dalam sel inang |
| | Down:| 1. | salah satu virus berbentuk kompleks | | 3. | pembuatan protein pelindung virus | | 4. | Virus ini menyerang tanaman padi | | 6. | salah satu contoh virus berbentuk bola | | 7. | asam nukleat berulir | | 8. | virus yang mengandung DNA | | 9. | perbanyakan DNA virus | | 10. | menyerang sel darah putih | | 13. | berasal dari kata Yunani yang berarti makan | | 15. | virus yang hanya menyerang sel saraf tepi dan sel-sel epitel | | 19. | tidak memiliki sel | | 21. | masuknya DNA virus tidak diikuti dengan pembentukan virus-virus baru | | 23. | penyebab influenza | | 25. | virus yang mengandung RNA | | 26. | DNA virus yang bersifat laten (tidak aktif membelah) | | 27. | berasal dari bahasa Latin, virion yang berarti racuN | | 29. | virus penyebab demam kuning | | 30. | siklus reprodusi pada virus di mana materi genetik virus diproduksi di dalam sel bakteri tanpa menghancurkan inangnya | | 31. | Untuk memasukkan atau membawa gen yang akan dipindahkan dari organisme asal ke organisme baru | | 33. | subunit-subunit yang identik satu sama lain yang membentuk bungkus virus | | 36. | enzim yang dapat merusak dinding sel bakteri |
| |
© 2012
PuzzleFast.com, Noncommercial Use Only